⟵ Kembali ke Daftar Artikel

Cabang yang Dicangkokkan

Renungan • 7 views • 88 kata
Itu mengingatkan bahwa hidup umat beriman tidak pernah berdiri sendiri. Boleh jadi kita merasa kuat, pintar, atau berhasil. Namun, sesungguhnya kita hanyalah "cabang" yang bisa hidup karena bersatu dengan akar. Karena itu, Paulus menegur jemaat Roma agar tidak sombong-sebab cabang bukan yang menanggung akar, melainkan akar yang menanggung cabang (ay. 18). Ini adalah teguran bagi siapa pun yang merasa lebih rohani, lebih layak, atau lebih penting daripada orang lain. Sesungguhnya, kita semua adalah penerima kasih karunia, yang dicangkokkan ke dalam Pohon Kehidupan (Allah).

Cuplikan :
https://alkitab.mobi/renungan/rh/
⬅ Relasi di dalam Kasih Bertolak ke Seberang ➡
🌙 / ☀️